Sejauh ini memang pihak keamanan Jerman belum bisa menemukan bukti terkait dengan hubungan pria tersebut dengan bom di dekat bus.
Akan tetapi, pria 26 tahun itu tetap ditahan karena diduga merupakan bagian dari kelompok militan ISIS.
Ia diduga bergabung dengan ISIS di Irak pada tahun 2014 lalu dan pernah terlibat dalam sejumlah penculikan dan pembunuhan.
Jaksa Jerman mengatakan bahwa ia terbang ke Turki untuk kemudian ke Jerman pada awal tahun 2016 lalu.
Serangan bom sendiri terjadi awal pekan ini terhadap sebuah bus yang mengangkut tim sepakbola Borussia Dortmund menuju pertandingan dengan Monaco.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: