Indonesia Dan Papua Nugini Perluas Hubungan Bilateral

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 01 April 2016, 16:08 WIB
Indonesia Dan Papua Nugini Perluas Hubungan Bilateral
rmol news logo Menkopolhukam Luhut Panjaitan melakukan kunjungan kerja ke Papua Nugini. Bertemu dengan para menteri PNG, Luhut menjajaki kemungkinan kerjasama antar kedua negara.

Menkopolhukam beserta delegasi disambut oleh Menteri Luar Negeri dan Imigrasi, Kimbink Pato, Menteri Perencanaan Nasional, Charles Abel, dan Richard Maru, Menteri Perdagangan dan Industri.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut kedua belah pihak sepakat untuk mempererat hubungan RI-PNG. Menteri Pato mengatakan sangat senang dikunjungi oleh Delegasi Tingkat Tinggi dari Indonesia.

"Bentuk kerjasama yang kami bicarakan sangat luas, dari kebudayaan, perdagangan hingga kerjasama militer. Ada juga rencana kerjasama di bidang LNG (gas alam cair) kelapa sawit, kepolisian, dan kerjasama intelijen," jata Mentero Pato.

"Pada dasarnya kerjasama ini bertujuan untuk memperkecil ketidakcocokan antara kedua negara," sambungnya.

Menteri Luhut menjelaskan bahwa untuk mempercepat terealisasinya proyek-proyek kerjasama tersebut, bulan depan Indonesia akan mengirim Menteri Perdagangan beserta delegasi ekonominya.

Ia juga mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan para menteri negara tersebut Indonesia menawarkan bantuan asistensi kepada PNG yang akan menjadi tuan rumah pertemuan APEC pada tahun 2018.

Menteri Luhut juga menyampaikan program pembangunan infrastruktur dan ekonomi yang saat ini sedang dikerjakan oleh Pemerintah Indonesia.

"Kami menyampaikan kepada mereka program apa saja yang kami jalankan untuk pemerataan pembangunan agar orang yang kurang mampu pun bisa menikmati kemajuan ekonomi," kata Menkopolhukam.

Ia juga mengatakan bahwa masalah keamanan di perbatasan juga disinggung. Selain itu, ia juga membicarakan proyek-proyek yang akan dibangun di wilayah perbatasan.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA