Laporan yang diterbitkan
Britain’s Observer newspaper mencuat di tengah memanasnya situasi internal Partai Buruh dan meningkatnya desakan dari sejumlah anggota parlemen.
"Perdana Menteri Keir Starmer diperkirakan akan mengundurkan diri pada hari Senin dan menetapkan jadwal kepergiannya, meskipun sebuah sumber pemerintah mengatakan Starmer tetap fokus untuk melanjutkan tugas pemerintahan," ungkap laporan tersebut, dikutip Minggu, 21 Juni 2026.
Tekanan terhadap posisi Starmer disebut telah terakumulasi dalam beberapa bulan terakhir.
Kondisi itu semakin tajam setelah rival internalnya, Andy Burnham, meraih kemenangan politik yang membuka ruang bagi potensi tantangan kepemimpinan di tubuh Partai Buruh.
Meski demikian, pemerintah Inggris membantah bahwa sang perdana menteri tengah bersiap mundur.
Starmer sebelumnya juga menegaskan sikapnya untuk tetap bertahan menghadapi tekanan internal.
Sementara itu, sejumlah nama mulai disebut sebagai kandidat potensial jika terjadi perubahan kepemimpinan, termasuk Wes Streeting serta spekulasi mengenai peran Rachel Reeves dalam skenario restrukturisasi politik mendatang.
BERITA TERKAIT: