Para ibu negara yang tergabung dalam Organization of African First Ladies against HIV/AIDS (OAFLA) menekankan pentingnya sumber daya serta upaya lebih untuk mencegah infeksi HIV terutama di kalangan anak-anak serta memperluas akses ke layanan pengujian.
Seruan itu dibentuk dalam pertemuan OAFLA di ibukota Ethiopia Addis Ababa pada Senin (1/2).
Lordina Mahama, presiden OAFLA dan First Lady dari Ghana, mendesak peserta untuk bergabung untuk melawan penyakit.
"Mari kita gunakan suara untuk mengakhiri epidemi AIDS di kalangan anak-anak dan meningkatkan kesehatan seksual dan hak-hak remaja," ujarnya seperti dimuat
Press TV.
Merujuk pada dara dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), saat ini ada sekitar 37 juta orang di dunia yang hidup dengan HIV/AIDS. Sekitar 26 juta di antaranya berada di Afrika.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: