Pembangunan Saingan Terusan Panama Ditolak Ribuan Warga Nikaragua

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 14 Juni 2015, 14:17 WIB
Pembangunan Saingan Terusan Panama Ditolak Ribuan Warga Nikaragua
ilustrasi/net
rmol news logo Ribuan warga Nikaragua turun ke jalan memprotes pembangunan kanal yang akan menghubungkan atlantik dan lautan pasifik.

Warga Nikaragua khawatir, pembangunan kanal yang dirancang akan lebih panjang dari Terusan Panama yang telah ada akan memberikan lebih banyak dampak lingkungan.

Kebanyakan di antara pengunjuk rasa adalah petani yang tanahnya tergusur akibat pembangunan kanal. Mereka menuduh Presiden Daniel Ortega menjual Nikaragua kepada Tiongkok.

Perlu diketahui bahwa skema pembangunan kanal senilai 50 miliar dolar AS itu dibangun oleh perusahaan Tiongkok.

Proyek pembangunan kanal itu dimulai sejak awal Desember lalu dan rencannya akan selesai dalam lima tahun ke depan.

BBC
(Minggu, 14/6) mengabarkan bahwa pemerintah Nikaragua mengklaim bahwa kanal tersebut akan membawa investasi lebih penting untuk salah satu negara termiskin di Amerika Tengah itu. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA