Dikutip dari Bangkok Post, Sabtu 3 Januari 2026, data resmi menunjukkan bahwa Bangkok menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa tertinggi, sementara Phuket mencatat jumlah kecelakaan terbanyak.
Angka tersebut disampaikan oleh Wakil Sekretaris Tetap Kementerian Transportasi Thailand, Jirapong Thepphitak, saat mengumumkan laporan terbaru Pusat Pengarah Keselamatan Jalan Raya selama liburan Tahun Baru. Ia menyebutkan bahwa pada 1 Januari saja terjadi 26 kecelakaan di seluruh negeri, yang mengakibatkan 317 orang luka-luka dan 54 orang meninggal dunia.
Penyebab utama kecelakaan lalu lintas pada periode tersebut adalah kecepatan berlebih, yang menyumbang 40,18 persen dari total kejadian. Faktor berikutnya adalah mengemudi dalam keadaan mabuk sebesar 29,45 persen. Sepeda motor menjadi jenis kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan, yakni mencapai 76,92 persen dari seluruh kasus.
Sebagian besar kecelakaan terjadi di jalan lurus dengan persentase 78,22 persen. Berdasarkan pengelolaan jalan, ruas di bawah Departemen Jalan Raya menyumbang 36,81 persen kecelakaan, sementara jalan desa dan jalan yang dikelola organisasi administrasi tambon mencatat 29,75 persen.
Jirapong juga mengungkapkan bahwa waktu paling rawan kecelakaan selama libur Tahun Baru adalah antara pukul 12.01 siang hingga 03.00 dini hari, yang mencakup 25,15 persen dari total kejadian. Selain itu, kelompok usia 20–29 tahun tercatat sebagai korban jiwa terbanyak dengan porsi 22,91 persen.
Pihak berwenang memperkirakan lebih dari 700.000 kendaraan, baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi, akan kembali bergerak menuju Bangkok dan sejumlah provinsi lain dalam dua hari ke depan.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik sekaligus menekan angka kecelakaan, pemerintah menambah pos pemeriksaan, menyediakan stasiun layanan, serta menyiapkan jalur lalu lintas khusus guna mengurangi kemacetan.
BERITA TERKAIT: