"Pemerintah mengecam keras kritik Korea Utara yang mendistorsi hakikat kejadian ini dan mendukungnya," kata juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan Lim Byeong-cheol pada Jumat (6/3).
Hal itu merujuk pada pernyataan Korea Utara di kantor beritanya,
KCNA, tak lama setelah penyerangan terjadi. Dalam pernyataan itu disebut bahwa serangan seperti itu pantas dilakukan dan merupakan cermin pola pikir warga Korea Selatan di tengah meningkatnya sentimen anti-Amerika di Korea Selatan.
Seperti dimuat
Yonhap, Lim menambahkan bahwa Korea Utara harus menghentikan propaganda irasional soal pengembangan hubungan antar-Korea.
Diketahui, Lippert diserangan orang seorang pria berusia 55 tahun bernama Kim Ki-jong pada Kamis pagi (5/3). Serangan itu dilakukan karena Kim menentang latihan militer gabungan tahunan yang akan digelar oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: