Diplomat Uni Eropa Serukan Yerusalem Dibagi Jadi Dua Negara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/shoffa-a-fajriyah-1'>SHOFFA A FAJRIYAH</a>
LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH
  • Minggu, 09 November 2014, 15:37 WIB
rmol news logo Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini meminta
Palestina untuk mau berbagi wilayah Yerusalem dengan Israel, Sabtu (8/11).

"Saya pikir Yerusalem dapat dan harus menjadi ibukota bagi dua negara," kata Mogherini kepada wartawan saat ditemui di Tepi Barat, wilayah yang diduduki Israel, seperti dikutip AFP.

Perebutan Yerusalem ini adalah masalah sensitif yang telah menghambat upaya perdamaian antara Israel dan Palestina selama beberapa dekade. Hal ini juga karena terdapat sebuah situs suci bagi umat Islam Masjidil Aqsa yang letaknya dekat dengan Temple Mount, situs suci Yahudi.

Dalam beberapa pekan terakhir ketegangan kembali meningkat di mana Israel melarang umat Islam untuk beribadah di sana.

Menanggapi seruan Mogherini, Presiden Palestina Mahmud Abbas memastikan bahwa hal ini tidak akan terjadi dan status quo akan tetap, dan tidak berubah.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA