Dalam kesempatan itu, Sugiono menyampaikan komitmen terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina melalui keanggotaan RI di Board of Peace (BoP) dan International Stabilization Force (ISF).
Terkait rencana kontribusi pasukan Indonesia di ISF, Menlu RI menegaskan bahwa ribuan personel diterjunkan untuk melindungi warga sipil menjamin bantuan kemanusiaan sampai kepada mereka.
“Fokus utama kontingen Indonesia adalah perlindungan warga sipil dan dukungan kemanusiaan," kata dia.
Sugiono juga menyambut positif pembentukan Liaison Office oleh Otoritas Palestina guna memperkuat koordinasi dengan Board of Peace.
Menurutnya, penguatan jalur komunikasi dan koordinasi menjadi elemen penting dalam memastikan setiap inisiatif perdamaian berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sugiono memastikan Indonesia akan terus memanfaatkan berbagai forum global untuk menggalang dukungan internasional bagi Palestina.
Indonesia juga berencana menggelar Sesi Khusus mengenai Palestina di Jakarta pada 15 April 2026 di sela rangkaian KTT D-8, serta berharap dapat menyambut kunjungan Menlu Palestina ke Jakarta dalam waktu mendatang sebagai bagian dari penguatan solidaritas kedua negara.
Di sisi lain, Menlu Palestina menyampaikan apresiasi atas konsistensi sikap politik Indonesia yang terus memperjuangkan kepentingan Palestina.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan kemanusiaan yang telah diberikan Indonesia kepada rakyat Palestina di tengah situasi yang masih penuh ketidakpastian.
BERITA TERKAIT: