Jurubicara Pentagon Steve Warren yakin transfer itu akan mencakup sistem artileri yang “lebih berat dan lebih canggih†daripada yang digunakan sebelumnya. Pihak AS selama seminggu ini memang gencar menyerukan bahwa Rusia telah memasok separatis Ukraina dengan senjata dan perlengkapan militer.
"Amerika mengamati sistem artileri itu bergerak mendekati perbatasan dengan Ukraina. Transfer itu bisa terjadi dalam hitungan jam, meski tidak diketahui jadwal pastinya," ujarnya sebagaimana dikutip
Voanews (Sabtu, 26/7).
Ia mengatakan, berbagai persenjataan yang sedang dikerahkan ke perbatasan adalah sistem rudal darat ke darat, bukan darat ke udara, seperti yang diduga digunakan minggu lalu untuk menembak jatuh pesawat penumpang Malaysia dan menewaskan hampir 300 orang.
Rusia, lanjut Warren, juga terpantau masih terus melepaskan tembakan meriam lintas perbatasan ke Ukraina. Sementara aktivitas Ukraina dalam melakukan
aksi serupa terhadap Rusia belum terlihat oleh AS.
"Berbagai perkembangan terbaru itu “sangat mengkhawatirkan,†karena mengisyaratkan kemungkinan korban sipil lebih banyak di Ukraina timur," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: