Bom tersebut meledak di sebuah pasar makanan di Kota Lahore, dimana banyak pengunjung yang sedang berbelanja untuk menghadapi bulan suci Ramadhan.
Insiden ini telah menghancurkan warung-warung makanan pinggir jalan dan toko-toko di pusat kota.
Pejabat polisi senior, Zulfiqar Hameed, sebagaimana dilansir dari Sky News (Minggu, 7/7), mengkonfirmasi tiga orang tewas dalam ledakan itu dan sedikitnya 38 lainnya terluka.
Belum ada pihak-pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom yang mematikan itu, namun pihak berwenang akan melakukan penyelidikan atas insiden yang diduga dilakukan oleh Taliban.
Lahore merupakan salah satu kota yang relatif damai dalam beberapa bulan terakhir, dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya dirusak oleh kekerasan agama dan etnis. [rsn]
BERITA TERKAIT: