Puluhan ribuan demonstran mengadakan pawai di lebih dari 20 kota di Portugal pada Sabtu (2/3) untuk menolak langkah-langkah penghematan
pemerintah yang bertujuan untuk mengangkat ekonomi negara agar keluar dari resesi.
Di ibukota, Lisbon, mereka memadati ruas jalan raya yang mengarah ke gedung Departemen Keuangan.
Para pengunjuk rasa menyanyikan lagu-lagu terkait dengan pemberontakan 1974, yang dikenal sebagai Revolusi Bunga sambil melambaikan
saputangan dalam isyarat simbolis yang artinya mengucapkan selamat tinggal kepada pemerintah.
Sebagaimana yang dilansir
Associated Press (Minggu, 3/3), Portugal masih akan bertahan dari resesi pada tahun ini. Akibat penghematan yang diberlakukan, tingkat pengangguran secara keseluruhan naik menjadi 17,6 persen.
Pemerintah Portugal telah terjebak dalam utang bersyarat dari IMF dan Uni Eropa dalam menghadapi krisis Eropa. Langkah penghematan yang dilakukan ini sebagai upaya penyelamatan keuangan.
[wid]
BERITA TERKAIT: