
Demonstrasi yang hampir setiap hari dilakukan oleh kelompok Sunni terhadap pemerintahan Irak yang didominasi oleh pejabat Syiah memicu Menteri Keuangan Irak mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat (1/3) waktu setempat.
Menteri Rafaie al Esawi, yang merupakan seorang Sunni, mengumumkan pengunduran dirinya setelah mengaku tidak lagi tertarik mengabdi kepada pemerintah Irak yang tidak menghormati masa depan, persatuan, atau suku-suku orang-orang Irak.
Secara tegas ia menyatakan tidak akan menjadi bagian dari pemerintahan yang menyebabkan rakyatnya berlumuran darah.
Sebagaimana yang dilansir
CNN (Sabtu, 2/3), jurubicara Esawi, Aysar Ali, mengatakan bahwa al Esawi mengundurkan diri karena pemerintah belum memenuhi tuntutan para demonstran untuk mengakhiri marjinalisasi kalangan minoritas Sunni.
Meskipun demikian, beberapa televisi pemerintah Irak melaporkan bahwa Perdana Menteri Nuri al Maliki tidak akan menerima pengunduran diri Rafaie al Esawi tersebut.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: