Penasehat senior pemipin tertinggi Iran, Ali Akbar Velayati mengatakan bahwa Iran tetap ingin melanjutkan dialog dengan negara-negara maju yang tergabung dalam P5+1 terkait program nuklir Iran.
"Kami ingin mencari hasil positif dan konstruktif," ujar ali Akbar Velayati sebagaimana dilansir
Tehran Times (Sabtu, 27/7).
Negara-negara kuat, yakni Amerika Serikat, Inggris, Perancis, China, dan Rusia plus Jerman, kata Velayati, pada tahap awal mesti mengakui hak Iran untuk mengembangkan teknologi nuklir demi tujuan damai.
Sementara itu, Wakil Negosiator untuk Pembicaraan Nuklir Iran Ali Baqeri menambahkan, pembicaraan nuklir dengan Wakil Ketua Urusan Hubungan Internasional Uni Eropa Helga Schmid di Istanbul, Turki pada Selasa (24/7) mencapai hasil positif.
"Pembicaraan kami menemukan solusi bagi lanjutan pembicaraan program nuklir," demikian Baqeri.
[ian]
BERITA TERKAIT: