Pihak Vatikan mengatakan bahwa Paolo Gabriele akan menjadi tahanan rumah sambil menunggu keputusan persidangan yang mengharuskan dia menjalani proses hukum. Keputusan mengenai hal tersebut akan keluar pada awal Agustus mendatang. Demikian diberitakan
Reuters (Minggu, 22/7).
Jika terbukti bersalah Gabriele akan menghadapi ancaman hukuman selama 30 tahun atas dugaaan memiliki dokumen kepala negara secara ilegal.
Pada Mei lalu, Gabriele dikenai sangkaan telah membocorkan surat rahasia pemerintah Vatikan, pasalnya sejumlah surat yang mengungkap tuduhan korupsi dan konflik internal yang terjadi di lingkungan Tahta Suci sampai ke publik. Bocornya sejumlah dokumen rahasia Vatikan ini kemudian dikenal sebagai skandal Vatileaks.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: