Konferensi Penyelesaian Krisis Suriah Diwarnai Perselisihan Pendapat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 30 Juni 2012, 11:40 WIB
Konferensi Penyelesaian Krisis Suriah Diwarnai Perselisihan Pendapat
Sergei Lavrov dan Hillary Clinton/ist
RMOL. Konferensi yang akan membahas mengenai penyelesaian damai krisis Suriah, yang digagas utusan PBB untuk Suriah Kofi Annan, akan digelar pada hari ini di Jenewa Swiss.

Agenda utama dalam konferensi tersebut adalah membahas usulan Kofi Annan mengenai pemerintahan bersama Suriah yang terdiri dari anggota kelompok oposisi dan wakil pemerintah yang memiliki kredibilitas tinggi.

Namun demikian, pertemuan yang akan dihadiri oleh perwakilan negara-negara Barat dan Rusia ini masih diwarnai perselisihan mengenai usulan skema perubahan politik baru di Suriah yang tidak memasukan nama Presiden Bashar al Assad.

"Perbedaan pendapat itu menjadi materi pembicaraan pendahuluan antara Menlu AS Hillary Clinton dan Menlu Rusia Sergei Lavrov di St Petersburg, pada Jumat (29/06) waktu setempat," demikian keterangan seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 30/6).

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pertemuan ini akan membahas formula yang tepat dan dapat disepakati semua pihak untuk mengakhiri pertumpahan darah yang terus berlanjut di Suriah.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA