Pencapaian tersebut disampaikan dalam gelaran
Earnings Call Triwulan II 2026 dan
Public Expose bank bjb di Menara bank bjb, Bandung, Jawa Tengah, Rabu, 29 Juli 2026.
Direksi bank bjb mengungkapkan bahwa laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat hingga mencapai Rp783 miliar. Pertumbuhan signifikan ini disokong oleh efisiensi operasional, peningkatan pendapatan bunga bersih yang tumbuh di atas 9,1 persen, serta kontribusi
fee based income yang menembus Rp1,1 triliun.
Di samping itu, berbagai inisiatif efisiensi internal berhasil memangkas beban operasional hingga 5,4 persen, sehingga mendorong pertumbuhan laba operasional sebelum Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) melambung lebih dari 34,2 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.
Penyaluran Kredit dan Ketahanan AsetHingga akhir Juni 2026, total aset konsolidasi Grup bjb tercatat mencapai Rp228,2 triliun. Angka ini mencakup kontribusi dari entitas perusahaan anak perbankan dan non-bank yang menyumbang aset sebesar Rp44,2 triliun atau setara 19,4 persen.
Dari fungsi intermediasi, bank bjb sukses menyalurkan kredit dan pembiayaan konsolidasi sebesar Rp140,4 triliun. Portofolio kredit ini didominasi oleh segmen konsumer yang mencapai Rp74,2 triliun atau berkontribusi sekitar 66,8 persen dari total penyaluran kredit
bank only (Rp111,1 triliun).
Kualitas kredit di segmen ini pun tergolong prima dengan rasio
Non-Performing Loan (NPL) yang terjaga rendah di angka 0,56 persen.
Sebagai bagian dari diversifikasi, bank bjb juga terus memperkuat pembiayaan non-konsumer dengan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta peningkatan pelayanan publik di berbagai wilayah.
Penghimpunan DPK dan Akselerasi DigitalDi sektor pendanaan, bank bjb berhasil mengamankan Dana Pihak Ketiga (DPK) konsolidasi sebesar Rp160,9 triliun di tengah persaingan industri perbankan yang kian kompetitif. Struktur pendanaan terus diperkuat melalui porsi dana murah (
Current Account Saving Account/CASA) lewat perluasan kerja sama payroll dan optimalisasi ekosistem digital.
Transformasi digital yang digalakkan perseroan turut mencatatkan akselerasi positif. Melalui aplikasi DIGI bank bjb, perseroan mampu mencetak pembukaan rekening tabungan digital hingga 12.000 rekening baru setiap bulannya.
Memasuki Semester II 2026, bank bjb optimistis dapat menjaga konsistensi kinerja positif dengan terus berfokus pada penguatan DPK murah, perluasan pembiayaan berbasis ekosistem pemda, percepatan digitalisasi, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin.
BERITA TERKAIT: