Pada awal perdagangan, pergerakan bursa Asia terlihat tidak seragam. Indeks ASX 200 Australia turun 0,8 persen ke 8.627,3, sementara indeks Kospi melonjak 5,12 persen ke 6.936,99.
Sementara Indeks Hang Seng dibuka melemah 1,23 persen ke 25.774,1.
Di dalam negeri, IHSG diperkirakan bergerak volatil dan cenderung melemah, meski masih ada peluang rebound teknikal.
Pada penutupan sebelumnya, IHSG naik tipis 0,22 persen ke 6.971,95. Namun, tekanan terlihat dari pasar global, termasuk penurunan ETF Indonesia iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) yang turun 1,60 persen ke USD14,72.
Secara teknikal, IHSG mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah berada di area jenuh jual (oversold). Namun, indikator seperti RSI dan Stochastic masih memberi sinyal negatif, dengan volume transaksi yang meningkat.
BERITA TERKAIT: