Mereka terdiri dari 168 personel Polda NTT dan 677 personel Polres jajaran, serta berbagai instansi terkait turut dilibatkan dalam penanganan di lapangan.
“Kami membantu penanganan bencana, khususnya dalam mendukung evakuasi, pelayanan kepada masyarakat dan berbagai kebutuhan penanganan di wilayah terdampak,” kata Kabidhumas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra dalam keterangannya.
Dari 677 personel Polres jajaran yang diterjunkan, kekuatan terbesar berada di Polres Ende dengan 182 personel, disusul Polres Manggarai Timur sebanyak 150 personel dan Polres Manggarai sebanyak 100 personel.
Selanjutnya, Polres Nagekeo mengerahkan 80 personel, Polres Sikka 75 personel, Polres Ngada 70 personel, serta Polres Manggarai Barat sebanyak 72 personel.
“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendukung koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana,” kata Henry.
Bukan hanya dari internal kepolisian, kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting untuk mempercepat proses penanganan, mengingat dampak gempa terjadi di sejumlah wilayah Flores.
“Prinsipnya keselamatan masyarakat menjadi prioritas," pungkas Henry.
BERITA TERKAIT: