Ekspedisi Merah Putih Presisi Tembus Kuala Selat Bawa Solusi Abrasi Pesisir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Sabtu, 15 Agustus 2026, 17:16 WIB
Ekspedisi Merah Putih Presisi Tembus Kuala Selat Bawa Solusi Abrasi Pesisir
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Kabupaten Indragiri Hilir. (Foto: Dok. Polda Riau)
Kecil Besar
rmol news logo Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau kembali menjangkau wilayah pesisir. Kali ini, rombongan menyambangi Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membawa misi kemanusiaan sekaligus pemulihan lingkungan di kawasan terdampak abrasi, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kuala Selat menjadi titik krusial lantaran tercatat sekitar 1.700 hektare kebun masyarakat di wilayah tersebut tergerus abrasi sejak 2021.

Sejumlah tokoh nasional dan pejabat daerah turun langsung ke lokasi. Di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Wamen PPA/TPPO Veronica Tan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Bupati Indragiri Hilir Herman, Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, hingga Sosiolog Robertus Robet.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan ratusan anak sekolah.

Dalam aksi sosial ini, diserahkan bantuan sembako, perahu ketinting, hingga matching grants bagi 13 kelompok masyarakat dampingan PPIU M4CR Riau. Agenda dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen menjaga pesisir Riau serta penanaman mangrove massal.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan, Ekspedisi Merah Putih Presisi hadir sebagai ikhtiar nyata menjangkau masyarakat pesisir dan menghadirkan solusi konkret atas ancaman abrasi.

"Kita ingin masyarakat yang berada jauh di pesisir juga merasakan kehadiran negara. Ketika pesisir tergerus, yang kita pertaruhkan bukan hanya tanah, tapi ada kebun masyarakat, sumber penghidupan, dan masa depan generasi berikutnya," tegas Irjen Herry.

Senada dengan Kapolda, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berkomitmen mendorong rehabilitasi mangrove hingga 1.000 hektare di kawasan tersebut. Ia memastikan pemulihan lingkungan ini juga bakal menciptakan green jobs bagi warga setempat.

"Bukan sekadar menanam lalu ditinggalkan. Mulai dari pembibitan, penanaman, sampai pemeliharaan selama tiga tahun itu teranggarkan, sehingga masyarakat mendapatkan penghasilan," kata Jumhur.

Menjangkau Kuala Selat bukanlah perkara mudah. Rombongan harus menempuh perairan sejauh 25 kilometer selama 45-60 menit menggunakan speedboat dari Mako Polsek Kateman, menembus rute pasang-surut, hingga melintasi pantai berlumpur setinggi lutut.

Adapun Ekspedisi Merah Putih Presisi digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Melalui gerakan ini, Polda Riau membawa misi kebangsaan, pemberdayaan, dan pelestarian lingkungan hingga ke pelosok dan benteng terluar Nusantara. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA