Hal tersebut disampaikan Kepala Basarnas, Marsekal Madya (Marsdya) TNI Mohammad Syafii, dalam jumpa pers virtual, Kamis 2 April 2026.
“Kami dapatkan laporan bahwa telah terevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal, dan satu korban dalam kondisi luka dan saat ini sedang dalam proses pemulihan,” kata Syafii.
Menurut Syafii, gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara membuat masyarakat Indonesia ikut berduka.
Lebih lanjut, Syafii mengucapkan terima kasih atas kerjasama atau sinergi yang selama ini sudah terjalin. Ia juga berharap jumlah korban tidak bertambah.
Di sisi lain, Syafii mengingatkan masyarakat agar merespons peringatan BMKG terkait potensi tsunami pasca gempa.
“Sekecil apa pun kalau ada peringatan tsunami harus juga kita tidak lanjuti sesuai aturan," pungkas Syafii.
BERITA TERKAIT: