Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Sabtu, 02 Mei 2026, 11:17 WIB
Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki
Demonstrasi Hari Buruh pada 1 Mei 2026 di Turki berujung ricuh (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube First Post)
rmol news logo Polisi di Turki menembakkan gas air mata dan menangkap ratusan demonstran saat peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026. Insiden terjadi di Istanbul, yang sejak pagi telah dijaga ketat aparat keamanan.

Berdasarkan pernyataan kantor gubernur Istanbul, hingga pukul 18.00 waktu setempat, sebanyak 575 orang ditangkap karena dianggap melanggar aturan keamanan. Sementara itu, Asosiasi Pengacara CHD sebelumnya melaporkan setidaknya 550 orang telah ditahan sejak siang hari.

Laporan France 24 menyebutkan aparat keamanan dikerahkan dalam jumlah besar sejak pagi. Polisi memasang barikade logam dan menutup sejumlah kawasan pusat kota, termasuk Lapangan Taksim, yang kerap menjadi pusat demonstrasi besar di Turki. Ketika massa mencoba mendekat, aparat merespons dengan gas air mata dan semprotan merica.

Presiden Partai Pekerja Turki, Erkan Bas, turut menjadi sasaran semprotan merica. Ia mengkritik pembatasan ruang bagi demonstran dan menilai pekerja berhak menyuarakan kondisi mereka.

“Mereka yang berkuasa sudah berbicara 365 hari setahun, jadi biarkan para pekerja berbicara tentang kesulitan yang mereka hadapi setidaknya satu hari dalam setahun,” ujarnya.

Pengamanan ketat juga difokuskan pada kelompok yang berupaya menuju Lapangan Taksim, yang telah ditutup sejak malam sebelumnya. Seorang pejabat serikat pekerja, Basaran Aksu, turut ditangkap setelah mengecam kebijakan tersebut. Ia menilai pemerintah tidak seharusnya melarang pekerja menggunakan ruang publik.

“Anda tidak bisa menutup sebuah alun-alun bagi para pekerja Turki,” katanya.

Situasi serupa terjadi di sejumlah distrik lain seperti Mecidiyekoy dan Besiktas. Polisi membubarkan massa yang meneriakkan slogan anti-pemerintah, bahkan dalam beberapa insiden terlihat demonstran dipaksa jatuh ke tanah saat bentrokan berlangsung.

Aksi Hari Buruh di Turki memang hampir setiap tahun diwarnai pengamanan besar. Pada tahun sebelumnya, lebih dari 400 orang juga ditangkap dalam demonstrasi serupa. Tahun ini, aksi mengusung slogan “Roti, Perdamaian, Kebebasan” di tengah tekanan ekonomi, dengan inflasi resmi sekitar 30 persen dan diperkirakan mendekati 40 persen oleh lembaga independen.

Selain di Istanbul, aksi juga berlangsung di ibu kota Ankara. Sekitar 100 penambang batu bara yang telah mogok makan selama sembilan hari turut bergabung dalam pawai, menuntut pembayaran upah yang belum dibayarkan. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA