Kantor Media Pemerintah Dubai menyatakan bahwa insiden tersebut terjadi akibat serangan drone di dekat Konsulat AS.
"Otoritas Dubai mengonfirmasi bahwa kebakaran akibat insiden terkait drone di dekat Konsulat AS telah berhasil dikendalikan,” tulis pernyataan resmi yang diunggah di media sosial, dikutip dari
Daily Sabah, Rabu 4 Maret 2026.
Tidak ada laporan korban luka dalam kejadian tersebut. Aparat keamanan segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan area sekitar gedung konsulat.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah menyusul serangan besar-besaran Amerika Serikat dan Israel melancarkan ke Iran pada akhir pekan lalu. Serangan itu dilaporkan menewaskan hampir 800 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi militer.
Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menyasar Israel serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset dan fasilitas militer Amerika Serikat.
Situasi keamanan di kawasan Teluk pun semakin memanas, dengan risiko eskalasi yang masih terbuka dalam beberapa hari ke depan.
BERITA TERKAIT: