Kesiapan tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).
“Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Kami harapkan semuanya bisa bekerja sama secara maksimal demi keberhasilan pelayanan arus mudik maupun arus balik,” ujar Sigit.
Tahun ini, Operasi Ketupat mengusung tagline *‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’*. Kapolri menegaskan, pendekatan yang dikedepankan dalam operasi ini adalah langkah preemtif dan preventif, dengan penegakan hukum sebagai upaya terakhir.
“Kita upayakan seminimal mungkin penegakan hukum, sehingga operasi ini benar-benar menjadi pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat,” jelasnya.
Dalam struktur pelaksanaan, Polri juga melakukan sejumlah penyesuaian. Salah satunya dengan memperkuat peran Kepala Operasi Khusus (Kaopsus) yang dipimpin Kakorlantas, agar pengambilan keputusan di lapangan, termasuk yang bersifat diskresi, dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Dengan kesiapan personel dan strategi yang telah disusun, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
BERITA TERKAIT: