Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Warga Palestina di Al Aqsa Diserang, LaNyalla Minta Pemerintah Desak PBB Beri Sanksi Israel

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Minggu, 17 April 2022, 23:20 WIB
Warga Palestina di Al Aqsa Diserang, LaNyalla Minta Pemerintah Desak PBB Beri Sanksi Israel
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net
rmol news logo Tentara Israel menyerang umat Islam di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, ketika shalat subuh, Jumat (15/4). Akibatnya,  sebanyak 59 warga Palestina tewas.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan reaksi kerasnya terhadap serangan tentara Israel kepada warga Palestina di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur.

LaNyalla meminta pemerintah segera mendesak PBB agar menjatuhkan sanksi tegas kepada Israel.

"Tindakan Israel jelas-jelas tak dapat dibenarkan. Saya mendesak pemerintah segera mengambil sikap untuk menekan PBB menjatuhkan sanksi terhadap Israel," kata LaNyalla lewat keterangannya, Minggu (17/4).

Menurut LaNyalla, dunia seolah tidak terlalu memberikan perhatian kepada saudara-saudara kita di Palestina. Padahal warga di sana kesulitan untuk menjalani ibadah.

“Semestinya pemerintah terus menekan PBB atas tindak kejahatan tentara Israel terhadap Palestina," tegasnya.

Senator asal Jawa Timur itu menilai, selama ini umat Islam selalu disudutkan, terutama di Palestina. Kejahatan inversi atau pembalikan kondisi banyak menyerang umat Islam. Tentu saja hal ini seringkali menjadi dasar bagi perilaku Islamophobia.

"Umat Islam yang menjadi korban, tetapi umat Islam yang disudutkan dan harus bertanggung jawab atas kondisi yang ada," katanya.

Ia mengatakan, kejahatan tentara Israel terhadap umat Islam seolah menjadi pesan berantai kepada kelompok-kelompok pembenci Islam untuk terus melakukan inversi, semacam propaganda Islam adalah pelaku kekerasan, teror dan bertindak anarkis.

"Paradigma ini tidak sehat. Dalam jangka waktu yang lama akan menjadi bom waktu yang berpotensi menyulut perang
saudara," ujar LaNyalla.

Untuk itu, LaNyalla meminta agar keadilan bagi umat Islam terus ditegakkan, utamanya di Palestina.

Ia mengakui tak mudah memperjuangkan hak warga Palestina. Tetapi sebagai bangsa terjajah, LaNyalla mendukung penuh agar warga Palestina tetap mempertahankan tanah kelahiran mereka.

"Dunia sepakat tak ada lagi kekerasan, penindasan dan penjajahan di muka bumi ini. Oleh karenanya, atas nama keadilan dan kemerdekaan, Israel harus mendapat hukuman setimpal atas setiap tindakannya terhadap warga Palestina," demikian LaNyalla.rmol news logo article

ARTIKEL LAINNYA