Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Pembobol Brankas PMI Dicokok Tim Puma Polda NTB, Pincang Usai Nekat Melawan

Direktur Reskrim Umum Polda NTB, Kombes Hari Brata/Ist

Tim Puma Ditreskrimum Polda Nusa Tenggara Barat berhasil membekuk pelaku pencurian brankas milik Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Barat.

Direktur Reskrim Umum Polda NTB, Kombes Hari Brata mengatakan, pihaknya telah mengamankan satu dari dua pelaku utama berinisial HS (27) alias Songak pada Minggu dini hari (7/3).

"HS alias Songak berhasil dibekuk di tempat persembunyiannya di Lombok Timur. Terpaksa ditembak di bagian kaki, karena sempat melawan dan merebut pistol petugas," kata Kombes Hari Brata.

Pencurian di kantor Unit Donor Darah PMI Lombok Barat itu sendiri terjadi pada 21 Februari lalu. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang berhasil membawa kabur brankas PMI berisi uang tunai Rp 653 juta lebih, sebuah buku tabungan bank BTN, satu sertifikat tanah, tiga BPKB mobil, dengan nilai kerugian total mencapai Rp 722 juta.

Kasus tersebut menemui titik terang usai pihak kepolisian berhasil membekuk EI alias Kepak, rekan HS yang turut menikmati uang hasil kejahatan. Dari pemeriksaan Kepak, terkuak identitas pelaku utama berinisial HS dan D. D sendiri kini masih dalam pencarian.

Kombes Hari mengatakan, Songak termasuk penjahat yang lihai dan licin. Upaya penangkapannya Minggu dinihari di wilayah Desa Songak, Kecamatan Sakra, Lombok Timur pun tak mudah. HS bahkan sempat kabur saat tim Puma mengepung persembunyian HS dengan membobol atap rumah.

Tim Puma Polda NTB terus melakukan pengejaran di kawasan padat penduduk tersebut. Dengan dibantu masyarakat sekitar, HS akhirnya berhasil dibekuk.

"Dalam keadaan sudah tertangkap, pelaku kembali melawan dan berupaya merebut senjata milik petugas. Akhirnya secara terukur dan terarah tim kami menembak kaki pelaku. HS langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda NTB untuk mendapatkan perawatan medis," ujar Hari Brata.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan terhadap HS, diketahui uang tunai hasil pembobolan brankas PMI Lombok Barat telah dibagi-bagi. HS menerima Rp 300 juta, yang sempat digunakan untuk membeli beberapa sepeda motor, seperti Kawasaki LX 150, serta Honda Scoopy berwarna putih yang kini diamankan sebagai barang bukti.

Kasus pembobolan brankas PMI Lombok Barat ini termasuk kasus kriminal cukup besar yang menjadi perhatian publik di NTB. Selain yang disasar adalah PMI sebagai unit layanan penting, jumlah hasil curiannya pun sangat besar lebih dari setengah miliar rupiah.

"Kami terus berkoordinasi dengan Polres dan Polsek jajaran untuk memburu satu pelaku utama lainnya. Pemeriksaan tersangka HS juga dilakukan untuk menggali informasi lebih komplit guna mengungkap kasus ini," tutupnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Artikel Lainnya

Jadi Polisi Ramah Anak, Kapolres Metro Lampung Raih Kak Seto Award

Jadi Polisi Ramah Anak, Kapolr..

Minggu, 18 April 2021
Dua Tawuran Terjadi Di Penjaringan Selama Ramadhan, Polisi Rutinkan Patroli

Dua Tawuran Terjadi Di Penjari..

Sabtu, 17 April 2021
Ditangkap, Penganiaya Perawat Di RS Siloam Palembang Terancam Hukuman 2 Tahun 8 Bulan

Ditangkap, Penganiaya Perawat ..

Sabtu, 17 April 2021
Pencurian Dengan Kekerasan Berkedok Anggota Polisi Diungkap

Pencurian Dengan Kekerasan Ber..

Sabtu, 17 April 2021
Terima Penghargaan Menteri PPPA, Polda NTB: Berkat Kerja Kolektif

Terima Penghargaan Menteri PPP..

Jumat, 16 April 2021
Lewat Operasi Keselamatan, Korlantas Polri Sosialisasikan Peniadaan Mudik

Lewat Operasi Keselamatan, Kor..

Jumat, 16 April 2021
Penganiaya Perawat Siloam Bukan Polisi, Kapolda Sumsel: Cuma Ngaku-ngaku

Penganiaya Perawat Siloam Buka..

Jumat, 16 April 2021
329 Konten Kena Semprit Virtual Police, Paling Banyak Di Twitter

329 Konten Kena Semprit Virtua..

Jumat, 16 April 2021
Kepolisian Negara Republik Indonesia