Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Begini Cara Polwan Polda NTB Hapus Eksploitasi Anak

Polwan POlda NTB saat berinteraksi dengan seorang anak/RMOL

Fenomena pekerja anak sebagai pedagang asongan merupakan masalah yang kompleks dan masih terjadi sampai saat ini. Padahal di usia anak-anak seperti mereka, merupakan usia yang seharusnya fokus untuk bersekolah selain sangat rentan mengalami tindak kekerasan dan eksploitasi seksual.

Berangkat dari keprihatinan terhadap situasi ini, Polwan Polda Nusa Tenggara Barat dan Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisiasi untuk merangkai kegiatan bhakti sosial dalam rangka hari jadinya di Kawasan Wisata Mandalika dengan melibatkan segenap pemangku kepentingan untuk menyatakan bersama penghapusan pekerja anak di kawasan Mandalika.

“Kegiatan ini berawal dari keprihatinan Polwan Polda NTB terhadap masih banyaknya pekerja anak yang terindikasi mengalami eksploitasi ekonomi oleh orang-orang terdekat dan mereka rentan mengalami tindak kekerasan dan eksploitasi seksual,” kata Kasubdit IV Bidang Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati, Sabtu (15/8).

Dia mengakui, tidak mudah untuk menghapus pekerja anak di kawasan wisata yang kini mendunia itu. Namun dengan dukungan semua pihak diyakini dia akan dapat berhasil sepenuhnya.

“Selain pemangku kepentingan, yang paling utama ialah kesadaran dari orang tua sangat diharapkan untuk mencegah anaknya menjadi pedagang asongan di objek wisata,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Asuh Polwan Polda NTB yang juga menjabat sebagai Ketua Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Barat, Nindya M. Iqbal menyambut baik kegiatan ini.

Hal ini karena Polwan dan Bhayangkari merasa menjadi seorang ibu yang prihatin melihat anak-anak di usia yang masih sangat dini terpaksa harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Dalam sambutannya, Nindya M.Iqbal menyatakan Polwan Polda NTB dituntut harus peka dan siap dalam segala kondisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sebagai bagian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polisi wanita setiap saat dituntut untuk mempersiapkan diri dan mental menjadi bhayangkara Negara yang mampu mengemban tugas sebagai pemelihara kamtibmas,” terangnya.

Dengan kegiatan ini, dia juga berharap agar eksploitasi terhadap anak-anak terutama di Kawasan Wisata mandalika dapat dihentikan dan memberi kesempatan kepada anak-anak untuk tetap bersekolah mengenyam pendidikan yang layak.

Artikel Lainnya

Sudah Raup Untung Rp 100 Juta, Penipu Anak Presiden Jokowi Masih Pelajar SMP

Sudah Raup Untung Rp 100 Juta,..

Jumat, 18 September 2020
Korlantas Gelar Rapid Test Massal Di Pelayanan SIM Dan STNK

Korlantas Gelar Rapid Test Mas..

Jumat, 18 September 2020
Tim Gabungan Mulai Gelar Perkara Penyidikan Kebakaran Gedung Kejagung

Tim Gabungan Mulai Gelar Perka..

Jumat, 18 September 2020
Polisi Temukan Lima Mayat Dalam Freezer Di Kapal Ikan Star Indo Jaya

Polisi Temukan Lima Mayat Dala..

Jumat, 18 September 2020
Berhasil Ungkap Kasus Besar, Empat Anggota Polsek Boja Diberi Penghargaan

Berhasil Ungkap Kasus Besar, E..

Kamis, 17 September 2020
Kapolda, Danrem Hingga Gubernur Kalsel Blusukan Bagikan Masker

Kapolda, Danrem Hingga Gubernu..

Kamis, 17 September 2020
Ada Sanksi Pidana, Kapolda NTB Ingatkan Cakada Patuhi Protokol Kesehatan Saat Pilkada

Ada Sanksi Pidana, Kapolda NTB..

Kamis, 17 September 2020
Naik Penyidikan, <i>Police Line</i> Kebakaran Gedung Kejagung Dibuka

Naik Penyidikan, Police Line K..

Kamis, 17 September 2020
Kepolisian Negara Republik Indonesia