Tekan Harga Di Dalam Negeri, Kementan Ekspor Telur Dan Ayam Ke Jepang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/soraya-novika-1'>SORAYA NOVIKA</a>
LAPORAN: SORAYA NOVIKA
  • Kamis, 19 Juli 2018, 16:12 WIB
Tekan Harga Di Dalam Negeri, Kementan Ekspor Telur Dan Ayam Ke Jepang
Foto/RMOL
rmol news logo Belakangan harga telur sempat naik sebesar Rp 30.000 per kilogram (kg), namun hal tersebut tak menyurut semangat pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan. Salah satunya dengan lebih aktif mengekspor beberapa bahan pangan, sehingga mampu menambah pendapatan negara dan bisa menekan harga di dalam negeri.

Demikian yang disampaikan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman setelah melakukan operasi pasar besar-besaran se-Jabodetabek dan menekan harga telur menjadi Rp 19.500 per kg nya.

"Kita tau ayam dan telur pertama dalam sejarah kita ekspor, dalam tahun ini dan berhasil tembus ke Jepang, ini harus kita syukuri, dulu kita impor sekarang sudah bisa ekspor," ujar Amran Sulaiman di Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (19/7).

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa tidak hanya Ayam dan Telur saja yang berhasil diekspor, namun Indonesia saat ini sudah lebih mampu mengeskpor lebih banyak bahan pangan.

Untuk itu, Amran Sulaiman pun turut mengimbau seluruh pihak untuk bisa lebih bekerja sama dengan baik dengan pemerintah.

"Begitu juga dengan Jagung, dulu kita impor 10 triliun, sekarang sudah ekspor, domba baru saja kita ekspor ke Malaysia menggantikan posisi Australia, ini kita syukuri bersama, kami tidak bisa kerja sendiri, kita harus gandengan tangan," pungkasnya. [fiq]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA