"Kita sekarang punya beras Japonica, beras yang biasa diproduksi Jepang. Kita namakan ini varietas Tarabas," ujar Menteri Pertanian RI A. Amran Sulaiman saat ditemui di Balai Besar Padi Subang, Jawa Barat, Rabu (20/12).
Ada cerita unik di balik penamaaan varietas ini. Ternyata nama Tarabas berasal dari bahasa setempat yang artinya ‎terobos.
Penamaan ini berdasarkan dari tantangan yang diberikan Menteri Amran agar Balai Besar Padi Subang mempercepat pengembangan varietas ini.
"Karena dia (Balai Besar Padi Subang) meminta waktu tiga sampai ima tahun, tapi saya tidak mau, saya mau satu tahun harus selesai, jadi kita terobos itu," urainya.
‎Mentan Amran berharap, beras khusus lain bisa terus dikembangkan oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Litbang Pertanian. Sehingga, tidak ada lagi impor untuk beras khusus di Indonesia.
"Harapannya beras khusus tidak impor lagi. Mimpi kita beras khusus semua bisa produksi sendiri," tutupnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: