Sosialisasi Empat Pilar MPR, Kader Bamusi Jateng Diajak Rawat Kebhinnekaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Selasa, 12 Desember 2017, 08:25 WIB
rmol news logo Pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dan UUD 45 penting diperkuat, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan MPR RI.

Hal tersebut disampaikan anggota DPR/MPR RI Rahmat Handoyo saat menjadi narasumber acara Konsolidasi Baitul Muslimin Indonesia Jawa Tengah (Bamusi Jateng) di Wisma Perdamaian Semarang, Jawa Tengah, kemarin siang (Senin, 11/12).

"Saat ini kondisi bangsa Indonesia cukup memerlukan perhatian, terutama hal mendasar yaitu ideologi  negara," ujarnya mengawali pidatonya di hadapan ratusan kader Bamusi Jateng.

Rahmat menjelaskan memaknai Pancasila sebagai dasar negara RI adalah hal yang mutlak. "Bagaimana tidak, bangsa ini sangat homogen dan bermacam-macam karekteristiknya. Baik dari segi geografi, kultur bahasa, budaya, perilaku, agama, ras, dan sebagainya di setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing,” jelasnya tentang kondisi masyarakat Indonesia yang beragam.

"Jika ini tidak diwadahi dan dirawat dengan baik oleh negara dan seluruh rakyat Indonesia, maka ancaman disintegrasi bangsa akan terjadi. Jika salah satu daerah saja ada yang merasa tidak diperhatikan dan dibiarkan maka dengan mudah disulut api perpecahan dengan menggunakan isu apapun," tuturnya lebih lanjut.

Melihat kondisi tersebut Rahmat Handoyo mengajak seluruh kader Bamusi Jateng untuk selalu menyerukan akan pentingnya memahami dan merawat kebhinekaan dan keragaman yang ada di Indonesia.

"Pentingnya merawat kebhinekaan dan keragaman di Indonesia dalam bingkai Ideologi Pancasila dan selanjutnya diterjemahkan dalam undang-undang dasar Republik Indonesia," terangnya. "Karena itu adalah bagian dari kekayaan serta kekuatan bangsa Indonesia," tambahnya.

Tidak hanya memahami, Rahmat Handoyo juga mengajak untuk melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 45 dalam kehidupan sehari-hari.

"Setelah memahami, maka dengan sekuat tenaga dan segenap jiwa raga untuk mampu melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia yang kita cintai ini dalam kehidupan sehari-hari," ajaknya sambil mengangkat tangan berapi-api disambut tepuk tangan meriah seluruh hadirin Bamus.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA