Ia dikabarkan meninggal dunia pada usia 68 tahun akibat penyakit kanker kolorektal.
Lahir di Osaka pada 1958, Higashino telah memupuk kecintaannya terhadap genre detektif sejak usia muda.
Sebelum sepenuhnya mendedikasikan diri di dunia tulis-menulis, ia mengawali karier profesionalnya sebagai seorang insinyur di perusahaan suku cadang otomotif Denso, sambil terus menulis di waktu luangnya.
Titik balik kariernya terjadi pada 1985 di usia 27 tahun ketika ia mengirimkan manuskrip novel debutnya yang berjudul After School ke ajang Penghargaan Edogawa Rampo dan berhasil keluar sebagai pemenang.
Sepanjang perjalanan hidupnya yang sangat produktif, Higashino telah menelurkan sebanyak 106 buku. Namanya mendunia berkat karya-karya cemerlang seperti White Night dan The Devotion of Suspect X.
Novel populernya mengenai persaingan kecerdasan antara guru matematika dan fisikawan dalam The Devotion of Suspect X sukses membawanya meraih Penghargaan Naoki yang sangat bergengsi pada 2006.
Selain itu, ia juga pernah mengemban amanah sebagai presiden Asosiasi Penulis Misteri Jepang dari 2009 hingga 2013.
Meskipun buku-bukunya telah terjual lebih dari 100 juta kopi di Jepang pada 2023 dan diadaptasi ke berbagai bahasa serta layar kaca, Higashino dikenal sebagai sosok yang sangat menghindari sorotan media dan lebih memilih karyanya yang berbicara sendiri.
Kepergian sang maestro meninggalkan duka besar bagi industri kreatif, namun ide-ide cerita penuh kejutan yang ia tinggalkan akan terus hidup abadi di hati para pembaca.
BERITA TERKAIT: