Mentan Tantang Petani Jadikan Pulang Pisau Lumbung Padi Organik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 14 November 2017, 18:20 WIB
Mentan Tantang Petani Jadikan Pulang Pisau Lumbung Padi Organik
RMOL
rmol news logo Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bertekad membangun padi organik 300 ribu hektare di Provinsi Kalimantan Tengah.

Diawali dengan acara Tanam Perdana Menuju Pertanian Organik di Desa Belanti Siam, Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (13/11).

Dalam kesempatan itu, Amran menjelaskan bahwa Kalimantan merupakan berkah bagi Indonesia. Tanah yang subur dan lahan yang terbentang luas merupakan pijakan menuju Indonesia sejahtera.

"Dulu kita impor sekarang kita sudah ekspor beras. Lumbung padi organik di Kalteng kita targetkan 300 ribu hektare, ini potensinya Rp 300 triliun. Yang penting mau, mau pasti bisa," ujarnya.

Amran menargetkan, Kalteng bisa menjadi lumbung padi organik dunia, sehingga tidak ada lagi alasan bagi masyarakat Kalteng untuk hidup susah. Kata dia, syarat semua itu terwujud hanya satu yaitu bekerja dengan lebih giat dan keras.

"Yang penting kita kerja, kerja, kerja. Urusan pilkada dan sebagainya itu jangan ikutan pusing. Itu coblos lima menit ke TPS terus kerja lagi saja," lanjut Amran.

Di pun kemudian menantang para petani yang hadir untuk bisa menanam padi organik seluas 1.000 hektare.

"Jadikan lahan pertanian di wilayah ini seribu hektare, nanti aku kasih lima traktor," imbuh Amran. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA