Begitu dikatakan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dalam sambutannya di acara peletakan batu pertama Asrama Panti Asuhan Keluarga Yatim Muhammadiyah (PAKYM) Surakarta, Jumat (27/10).
Pernyataan tersebut dilontarkan Zulkifli dengan maksud menyemangati para undangan yang hadir guna menyisihkan harta kekayaan yang dimiliki untuk pembangunan Asrama PAKYM Surakarta.
"Jadi kalau kita meninggal, yang tinggal itu yang kita beri ke orang. Sementara yang kita miliki ini, rumah, mobil, dan harta tidak akan menjadi milik kita lagi," jelasnya.
Ketua Umum PAN ini juga menyumbangkan duit pribadinya sebesar Rp 50 juta guna pembangunan asrama itu.
"Jadi saya tadi agak buru-buru, saya masukan saja yang ada ke tas. Silakan itu diberikan," ujar Zulkifli Hasan sembari meminta ajudannya untuk menghitung jumlah uang yang ada di dalam tas dan menyerahkannya ke panitia.
"Jadi marilah berlomba-lomba untuk berbuat amal soleh,†sambungnya yang diikuti mengawali prosesi donasi.
Pengumpulan donasi ini kemudian dipimpin oleh Ketua PP Muhammadiyah Dahlan Rais. Ia menyebut satu persatu nama hadirin. Dimulai dari anggota Fraksi PAN di DPR Muhammad Hatta yang menyumbang Rp 50 juta, kemudian diikuti Laila Estiana Safitri dengan Rp 10 juta.
Donasi terus dilanjutkan ke peserta lain yang menyumbang dari rentan Rp 500 ribu hingga Rp 25 juta per orang. Tercatat tidak sampai 10 menit terkumpul dana sebesar Rp 288,5 juta.
Acara ini kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Zulkifli Hasan di halaman belakang PAKYM Surakarta.
[sam]
BERITA TERKAIT: