Kementan Inovasi Mesin Panen Bawang Merah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 20 Oktober 2017, 08:19 WIB
Kementan Inovasi Mesin Panen Bawang Merah
RMOL
rmol news logo Mesin pemanen bawang merah selain dapat digunakan untuk memanen juga dapat digunakan untuk memanen produk hortikultura lain seperti bawang putih, kacang tanah, dan kentang.

Mesin merupakan hasil inovasi terbaru yang dihasilkan Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) yang telah diluncurkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman pada 24 Agustus 2017.

Kepala BBP Mektan Andi Nur Alam Syah menjelaskan, mesin didesain sebagai implemen yang berfungsi untuk memanen bawang merah dan produk hortikultura lainnya, sehingga dapat meningkatkan efektivitas penggunaan traktor baik roda dua maupun roda empat. Implemen ini digandengkan dengan traktor roda empat sehingga mempunya kapasitas tinggi. Mesin panen ini menggunakan daya putar Power Take Off (PTO)-250 rpm sebagai tenaga penggeraknya.

"Alsin yang dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian melalui BBP Mektan pada tahun 2017 ini, dapat memanen umbi lebih cepat, efektif dan efisien, dibandingkan tenaga manusia. Alsin ini dilengkapi dengan kemampuan untuk menggali umbi, mengambil dan memisahkan tanah dari umbi," jelasnya di Jakarta, Jumat (20/10).

Menurut Nur Alam, bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan yang memiliki arti penting bagi masyarakat, baik dilihat dari penggunaannya sebagai bumbu masak yang dibutuhkan sehari-hari maupun dari nilai ekonominya yang tinggi. Oleh sebab itu perbaikan cara-cara budidaya mulai dari persiapan lahan, penerapan teknik budidaya, perbaikan penanganan panen dan pascapanen, prosessing, dan pemasaran perlu dilakukan agar hasil panen bawang merah mempunyai nilai tambah, menghasilkan produk yang bermutu dan berdaya saing.

"Salah satu unsur untuk mendukung kegiatan di atas maka dengan menggunakan mesin pemanen bawang merah merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kendala panen oleh petani," katanya.

Lanjut Nur Alam, keunggulan mesin adalah dapat memanen bawang merah dengan cepat, sehingga efisien penggunaan tenaga kerja dan waktu dalam pemanenan bawang merah. Mesin ini mempunyai kapasitas lapang 0.24 hektare/jam (4.17 jam/hektare), kecepatan kerja 1,5-20 kilometer/jam dan lebar kerja 120 centimeter dengan putaran dari Power Take Off (PTO)-250 rpm untuk pemanenan bawang merah.

"Jadi panen cepat dan hemat biaya tenaga kerja. Petani dipastikan dapat keuntungan lebih jika gunakan mesin panen lainnya," demikian Nur Alam. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA