Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode outbound di Palembang ini dibuka secara resmi oleh Pimpinan Badan Sosialisasi MPR Edhy Prabowo di Ballroom Hotel Grand Zuri Kota Palembang.
Sebelum membuka kegiatan outbound ini, Ketua Fraksi Partai Gerindra menyampaikan berita duka atas meninggalnya salah seorang anggota Badan Sosialisasi, Azhar Romli. Anggota Fraksi Partai Golkar ini satu komisi dengan Edhy Prabowo, yaitu Komisi IV DPR.
Pada hari sebelum meninggal, Edhy Prabowo menyaksikan bahwa beliau meski dalam kondisi kurang sehat mengikuti seluruh kegiatan komisi dari pagi sampai malam, dan juga kegiatan partainya.
"Nah, ini harus dicontoh para mahasiswa apabila nanti mendapat amanah dari masyarakat," ujar Edhy Prabowo.
Berbicara di depan 100 mahasiswa dari 21 perguruan tinggi di Sumatera Selatan yang menjadi peserta Sosialiasi Empat Pilar dengan metode outbound, Edhy Prabowo menyatakan bahwa outbound adalah salah satu metode dari sekian banyak metode dilakukan MPR dalam menyosialisasikan Empat Pilar.
Kegiatan sosialisasi Empat Pilar ini telah dilakukan MPR sejak 2012. Dulu, dilakukan oleh tim kecil yang dikenal sebagai Tim Kerja Sosialisasi beranggotakan 80 orang. Tapi, sekarang, 692 anggota MPR diberi kesempatan untuk terus melakukan sosialisasi Empat Pilar di seluruh Indonesia.
Lebih lanjut Edhy Prabowo, mengingatkan bahwa tidak ada
take it for granted tentang Pancasila dan konsitusi kita tidak diganggu. Di tengah perubahan zaman begitu cepat, teknologi yang tak pernah terhenti melahirkan perkembangan baru, dan kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi lima tahun ke depan.
"Maka itu, MPR tidak akan pernah berhenti melakukan kegiatan sosialisasi ini," ujarnya.
Edhy Prabowo menunjuk contoh yang baru saja terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara, ditemukan lebih dari 50 anak sekolah dasar meninggal dunia karena mengonsumsi obat, jenis PCC. Dia yakin tidak hanya itu saja yang dihadapi bangsa ini.
Terlebih masalah paham atau aliran kepercayaan asing terus berkembang dan masuk ke Indonesia.
"Kalau kita menghadapinya dengan cara-cara konvensional maka tidak akan kuat, bahkan dengan militer yang terkuat di dunia pun saya yakin tidak akan kuat,†ungkap Edhy Prabowo.
Jadi, menurutnya, untuk menghadapi masalah itu hanya bisa dilakukan dengan cara mendekati hati rakyat atau hati masyarakat kita.
"Karena inilah cara-cara persuasi yang paling mujarab dan ampuh," sebut putera asal Sumatera Selatan ini.
Oleh karena itu, lanjut Edhy Prabowo, MPR akan terus melakukan sosialisasi Empat Pilar. Selain dengan metode outbound, juga dengan metode lainnya, termasuk dengan seni budaya, seperti wayang atau pun kesenian Dulmuluk di Sumatera Selatan.
[ian]
BERITA TERKAIT: