Demikian disampaikan Zulkifli setelah mengikuti Salat Idul Adha 1438 H bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Pimpinan Lembaga Negara di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (1/9).
"Ketika yang mampu berkurban dan membagikan daging pada saudara-saudaranya yang tidak mampu, inilah makna kesalehan sosial. Bahwa ibadah kita juga harus memberi manfaat untuk orang lain," ucapnya.
Idul Adha, kata Zulkifli, juga bermakna ketakwaan sepenuhnya pada perintah Allah. "Ketaatan Nabi Ibrahim melaksanakan perintah Allah sepenuhnya adalah keteladanan yang menjadi contoh bagi kita semua," lanjutnya.
Idul Adha yang sering disebut Lebaran Kurban juga memiliki makna penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Membunuh satu orang sama dengan membunuh seluruh manusia
"Karena itu di Hari Raya Idul Adha ini kita juga mendoakan saudara-saudara di Rohingya sekaligus mengecam tindakan represi dan kekerasan yang Myanmar," ujarnya.
Menurut Zulkifli, inspirasi nilai pengorbanan, kebersaman dan kesalehan sosial Idul Adha harus terus menjadi semangat mewujudkan keadilan sosial di Indonesia.
"Ketika sekarang kesenjangan kaya miskin melebar, maka semangat berbagi dan senasib sepenanggungan ini jangan berhenti di hari ini saja. Kalau inspirasi pengorbanan Idul Adha diteruskan, kesenjangan dan kemiskinan rasanya akan jauh berkurang," tutup ketua umum PAN ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: