Ia menyampaikan bahwa di era persaingan bebas ini siapapun punya hak yang sama untuk jadi apapun.
"Apapun latar belakangnya, semua punya hak yang sama. Tinggal sejauh mana usaha dan kerja kerasnya meraih cita-cita," kata Zulkifli di hadapan 5.000 wisudawan dan civitas akademica Universitas Mercu Buana.
Kepada para sarjana ia menceritakan perjalanannya dari desa merantau sampai akhirnya menjadi Menteri Kehutanan dan Ketua MPR.
"Kalau saya yang dari desa sekolah jalan kaki dan bahkan kuliah sambil kerja saja bisa jadi Ketua MPR, saya yakin sarjana Universitas Mercu Buana bisa jauh lebih sukses," ucapnya memberi semangat.
Zulkifli menceritakan tantangan generasi saat ini adalah menghadapi globalisasi dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Dimana putra putri terbaik Indonesia 50 tahun lagi? Ketika kemajuan teknologi sudah menyebar ke semua sektor? Saya percaya Indonesia bisa unggul dan memimpin di depan," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut Zulkifli tidak lupa mengajak warga kampus membantu sosialisasi Empat Pilar MPR.
"Kampus dan mahasiswa adalah agen perubahan yang menentukan arah sejarah republik. Kami di MPR siap bersinergi dengan universitas di seluruh Indonesia sosialisasikan nilai-nilai luhur kebangsaan," tutupnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: