
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menegaskan diskursus Pancasila sudah harus masuk pada substansinya yakni menjadi perilaku individu, penyelenggara negara, para pengambil kebijakan, dan menjadi acuan dalam pembuatan undang-undang.
"Sehingga semuanya sesuai dengan Pancasila dan UUD. Senasib sepenanggungan. Kekayaan alam dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," tegas Zulkifli di hadapan 800 mahasiswa dalam Seminar Nasional bertema "Kepemimpinan Nasional dalam Perspektif Pancasila" di Universitas Mercu Buana, Jakarta, Jumat (9/6).
Dengan fokus pada substansi tersebut, Zulkifli pun berharap Pancasila jangan lagi dijadikan alat untuk memberi stigma satu dengan yang lain.
"Oleh karena itu saya minta janganlah Pancasila dijadikan stigma membeda bedakan. Itu akan menimbulkan perpecahan. Pancasila harusnya jadi pemersatu," kata Zulkifli.
Hadir mendampingi Ketua MPR, Wakil Presiden ke 6 Jend TNI Purn Try Sutrisno, Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila/UKP PIP Yudi Latif dan Brigjen TNI Purn Prof Dr Saafroedin Bahar (peneliti Litbang Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat).
[san]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: