"Aparat keamanan memang harus terus menerus mengantisipasi. Aparat keamanan tidak boleh lengah," katanya di sela acara jalan sehat dan sosialisasi Empat Pilar MPR yang diselenggarakan Labschool Jakarta di kantor Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta (Minggu, 11/12).
Pada Sabtu kemarin (10/12), kepolisian berhasil mengungkap rencana peledakan bom. Polisi menemukan bom berdaya ledak tinggi. Empat terduga teroris, salah satunya wanita yang akan menjadi pengantin bom bunuh diri berhasil diamankan. Polisi masih mengembangkan kasus ini.
Oesman Sapta, yang sering disapa Oso, mengatakan kasus rencana peledakan bom ini sudah sering terjadi.
"Soal bom Bekasi ini lebih baik kita serahkan kepada aparat keamanan. Karena ini sudah beberapa kali terjadi. Belum lama polisi juga mengungkap rencana bom. Kejadian itu terus berulang," ujarnya.
Dari penanganan kepolisian itu, lanjutnya, keamanan negara masih terjaga sampai sekarang.
"Kita percayakan penanganan dan antisipasi kasus bom ini kepada aparat yang berwenang. Dengan penanganan dan antisipasi itu sudah terbukti negara kita aman," ucap Oso.
Namun, dia mengingatkan agar aparat keamanan jangan sampai lengah.
"Aparat keamanan tidak boleh lengah. Bayangkan, kalau aparat sedikit saja lengah, bisa terjadi peledakan bom lagi. Penanganan kasus bom di Bekasi menyangkut masalah security. Kita serahkan kepada pihak yang berwenang," pungkas Oso.
[wah]
BERITA TERKAIT: