Sejumlah lokasi yang menjadi pusat aksi antara lain kawasan DPR/MPR, Bundaran HI, Patung Kuda, dan Cikini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan apabila aksi massa menyebabkan kemacetan yang berdampak pada pengguna jalan.
"Kita lihat secara situasional. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan apabila terjadi kepadatan yang berdampak kepada pengguna jalan lainnya," kata Budi kepada wartawan.
Untuk mengamankan jalannya aksi, Polda Metro Jaya mengerahkan 6.088 personel gabungan yang disebar di berbagai titik demonstrasi.
Selain itu, sekitar 300 personel telah lebih dulu ditempatkan di lokasi-lokasi strategis untuk melakukan pemantauan dan evaluasi situasi sebelum massa aksi berkumpul.
Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan DPR/MPR, Bundaran HI, Patung Kuda, dan Cikini guna meminimalkan dampak kemacetan selama demonstrasi berlangsung.
"Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menghindari empat titik tersebut," ujar Budi.
Polda Metro Jaya menegaskan pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman dan tertib, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.
BERITA TERKAIT: