Hidayat: Lebih Baik Terlambat Daripada Tidak Sama Sekali

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 24 Oktober 2016, 12:47 WIB
Hidayat: Lebih Baik Terlambat Daripada Tidak Sama Sekali
Hidayat Nur Wahid/Humas MPR
rmol news logo Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengungkapkan baru kali ini diundang untuk menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kepulauan Seribu. Padahal sosialisasi Empat Pilar MPR ini sudah dilakukan di daerah-daerah lain di berbagai tempat yang jauh dari Jakarta.

"Rasanya kurang nyaman juga karena sosialisasi Empat Pilar MPR sudah dilakukan di berbagai tempat dan daerah, tapi baru pertama kali saya diundang menyampaikan sosialisasi di Kepulauan Seribu, padahal dekat dengan ibukota Jakarta. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," kata Hidayat.

Hidayat membuka sosialisasi Empat Pilar MPR di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, Senin (24/10). Sosialisasi ini merupakan kerja sama MPR dan Yayasan Nuansa Jakarta. Narasumber sosialisasi ini adalah Wakil Ketua Fraksi PKS MPR, Al Muzammil Yusuf. Sosialisasi ini dihadiri sekitar 200 warga dari sekitar Pulau Panggang di antaranya dari Pulau Pari, Pulau Lancang, Pulau Tidung dan Pulau Harapan.

MPR, kata Hidayat, melakukan sosialisasi dengan berbagai metode di antaranya dialog langsung, Lomba Cerdas Cermat untuk siswa SLTA, metode outbound untuk mahasiswa, training of trainer (ToT), melalui pagelaran seni budaya.

"Sosialisasi ini untuk menguatkan kita sebagai bangsa, untuk cinta pada Indonesia. Kalau bukan kita yang cinta bangsa Indonesia, siapa lagi?" ujar Hidayat.

Menurut Hidayat, sosialisasi Empat Pilar MPR untuk lebih mengenal Indonesia. "Semakin kenal maka kita akan semakin sayang. Indonesia perlu disayangi dengan semakin mengenal Indonesia," imbuhnya.

Mengenal Indonesia dengan sosialisasi Empat Pilar, lanjut Hidayat, merupakan bagian dari pembelajaran. Karena itu sosialisasi Empat Pilar MPR diikuti berbagai kelompok umur.

"Islam menyuruh kita belajar dari buaian sampai ke liang lahat. Jangan merasa tua untuk belajar termasuk belajar tentang Indonesia agar menambah cinta pada bangsa dan negara. Sosialisasi Empat Pilar ini untuk Indonesia yang kita cintai bersama," ucapnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA