Ketua MPR: Pancasila, Konsep Perdamaian Luar Biasa Bangsa Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 21 September 2015, 13:25 WIB
Ketua MPR: Pancasila, Konsep Perdamaian Luar Biasa Bangsa Indonesia
ZULHAS/NET
rmol news logo Para tokoh lintas agama dan LSM yang bergerak di bidang lingkungan hidup memperingati Hari Perdamaian Dunia 2015 sekaligus mendeklarasikan Indonesia Bergerak Menyelematkan Bumi (SIAGA Bumi) di Taman Perdamaian Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 21/9).

Dalam acara itu hadir Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar, dan Ketua Tim Pengarah SIAGA Bumi Din Syamsuddin.

Dalam pidatonya, Zulkifli menekankan dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama, para pendiri bangsa pada 1945 telah merumuskan konsep perdamaian luar biasa, yang dinamakan Pancasila.

Konsensus yang dicapai oleh pendiri bangsa itu menyebutkan apapun agamanya, apapun etnis, setiap bangsa Indonesia adalah satu. Perbedaan menurutnya justru menjadi peluang dalam membangun bangsa ini.

"Jadi, jelas bahwa para pendiri bangsa telah meletakkan dasar-dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Zulkifli.

Kedua, menurut ketua umum PAN itu, sesuai Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, tujuan Indonesia bernegara adalah untuk mencerdaskan dan memakmurkan rakyat.

"Kita maju atau tidak bukan bergantung pada sumber daya alam, melainkan karena pendidikan," tukas Zulkifli. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA