OSO: Karpet Merah DPR Digulung Bukan karena Saya, Tapi Wartawan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 04 September 2015, 16:33 WIB
OSO: Karpet Merah DPR Digulung Bukan karena Saya, Tapi Wartawan
oso/net
rmol news logo Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang (OSO) membantah bahwa karpet merah yang terbentang pintu masuk Nusantara III menuju ruang pimpinan MPR/DPR/DPD digulung sebagai buntut kritikannya.

"Itu bukan karena saya. Itu karena wartawan (yang nulis berita)," kata dia dengan nada bercanda kepada awak media, di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 4/9).

Sebelumnya, OSO memang mengkritik keras soal karpet merah yang katanya usulan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) itu. Menurutnya, gelaran karpet merah membuat aktivitas di lobi Nusantara III menjadi terganggu.

Gelaran karpet merah juga disebutnya sebagai perlambang bahwa lembaga parlemen identik dengan simbol elitis yang jauh dari rakyat.

Setelah kritik keras OSO itu, Setjen MPR berkirim surat ke Setjen DPR agar karpet merah itu dicopot dan dipasangkan hanya jika ada tamu negara dan tamu kehormatan yang menyambangi parlemen. Dalam surat itu, Setjen MPR juga meminta agar lift khusus pimpinan MPR/DPR/DPD tidak dilakukan pemblokiran.

Diketahui, sejak Kamis (3/9) kemarin, karpet merah sepanjang sekitar 20 meter yang terbentang dari pintu masuk gedung Nusantara III hingga pintu lift menuju ruang kerja pimpinan, sudah tidak terpasang lagi. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA