"Setelah dilakukan evaluasi, ternyata pejabat masih banyak yang susah berbahasa Inggris sehingga itu akan dimaksimalkan lagi," kata gubernur kepada wartawan di Palembang, Minggu (12/5).
Menurut dia, sejak dirinya menjadi gubernur pihaknya telah mensosialisasikan agar pejabat termasuk pegawai di lingkungannya mendalami bahasa Inggris. Bagi mereka yang ingin kursus akan dibiayai agar benar-benar mendalami bahasa asing tersebut.
Namun, ternyata hanya beberapa pejabat saja yang sudah mendalami bahasa Inggris tersebut sehingga pihaknya berencana memberikan kesempatan lagi untuk kursus.
Bahasa Inggris sekarang ini sudah menjadi kebutuhan bagi pejabat dan pegawai Pemerintah Provinsi Sumsel karena tamu dari bebagai negara rutin berkunjung ke daerah ini.
"Untuk menyambut kedatangan tamu asing diperlukan kemampuan bahasa Inggris sehingga kami memprioritaskan pejabat untuk mengikuti kursus," katanya seperti dilansir kantor berita
Antara.
Hampir setiap bulan Sumsel menjadi tuan rumah kegiatan nasional dan internasional sehingga tamu tersebut perlu diajak berbicara dalam bahasa Inggris.
Terlebih, Sumsel sekarang ini rutin menjadi tuan rumah kejuaraan nasional dan internasional seperti voli pantai, ski air dunia dan pertandingan tingkat Asean lainnya.
"Begitu juga wartawan seharusnya memahani bahasa Inggris supaya pemberitaan dalam kegiatan internasional menjadi lebih mendalam," lanjutnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: