Demikian pernyataan yang disampaikan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk Presiden AS Barack Obama.
Selain dari Netanyahu, desakan serupa juga disampaikan oleh mantan anggota legislatif yang berpengaruh di Israel, Tzachi Hanegbi. Hanegbi menilai bahwa ancaman AS yang ditujukan ke Iran hanya sebatas retorika belaka tanpa adanya aksi yang nyata.
"Saya tak melihat ada ancaman yang layak bagi aksi Amerika, retorika presiden AS terlalu buram, sangat tak berbentuk. Saya tak melihat bahwa (ucapan Obama) akan diterjemahkan menjadi keinginan yang lebih nyata, jadi ini lah barangkali yang menyebabkan pemerintah Iran tak mempedulikannya secara sungguh-sungguh. Mereka berbicara lantang menentangnya dan mereka menolaknya," ujar Hanegbi sebagaimana diberitakan
Reuters (Minggu, 2/9).
Desakan demi desakan ini merupakan reaksi ketidaksabaran Israel terhadap aksi nyata AS. Terlebih lagi, AS pernah meminta kepada Israel untuk tidak melakukan serangan sepihak kepada Iran dan lebih mengutamakan jalan diplomasi.
Sebelumnya Obama pernah berjanji tidak akan membiarkan Iran mengembangkan program nuklir mereka menjadi senjata. Namun para pejabat Israel ingin mendengar ucapan tersebut menjadi nyata, seperti adanya ancaman militer ke Iran.
[isa]
BERITA TERKAIT: