Warga Pulau Padang Akan Kirim Korek Kuping kepada Presiden Yudhoyono

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 09 Januari 2012, 15:13 WIB
Warga Pulau Padang Akan Kirim Korek Kuping kepada Presiden Yudhoyono
sby/ist
RMOL. Warga Pulau Padang, Riau, akan menghadiahi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono korek kuping. Mereka menganggap Presiden Yudhoyono sudah tuli karena tak mendengar keluhan dan penderitaan yang mereka alami.

"Benar-benar sudah tuli. Kita akan kirim korek kuping kepada Presiden," kata salah seorang warga saat ditemui di depan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta beberapa saat lalu (Senin, 9/1).

Siang tadi, bersama Jenderal (purn) Saurip Kadi, politisi Permadi, aktivis Hatta Taliwang, ekonom Marwan Batu Bara, dan artis Pong Harjatmo, petani pulau padang ini menggelar aksi dengan membawa korek kuping di depan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta. Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi jahit mulut dan menginap yang sudah mereka lakukan sejak sebulan lalu. Politisi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno dan Eva Kusuma Sundari ikut turun dalam aksi ini.

Ada tiga korek kuping yang mereka bawa. Masing-masingnya berukuran sejengkal, setengah meter dan dua meter. Dengan ketiga korek kuping itu mereka bergiliran mengorek kuping masing-masing.

Selain membawa korek kuping, massa aksi yang juga diikuti oleh beberapa masyarakat Bima, Nusa Tenggara Barat ini juga melengkapi diri dengan kaca mata hitam sebagai simbol jika Presiden Yudhoyono juga sudah buta dengan penderitaan rakyat.

"Korek Kuping & Kaca Mata buat Pemerintah & DPR yang Buta & Tuli terhadap rakyatnya", begitu tulisan spanduk yang mereka bentangkan dalam aksi tersebut. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA