Komnas HAM Tak Bertaring, Aparat Kian Brutal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 06 Januari 2012, 14:53 WIB
RMOL. Kebrutalan aparat Kepolisian saat menghadapi unjuk rasa dan aksi protes masyarakat semakin kerap dipertontonkan. Aparat semakin leluasa melakukan aksi kekerasan karena rekomendasi Komnas HAM setelah menginvestigasi berbagai bentrokan sebelumnya tak memiliki kekuatan.

"Karena memang selama ini apa yang diselidiki dan direkomendasikan Komnas HAM seolah tidak dipedulikan dalam penegakan hukum," jelas anggota Komisi III DPR Ahmad Yani di kawasan gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 6/1).

Karena itu, agar rekomendasi Komnas HAM tidak dianggap angin lalu, Komisi Hukum DPR akan memberikan dukungan politik kepada setiap rekomendasi Komnas HAM. "Selanjutnya kita akan membangun sinergi. Laporan Komnas HAM akan di-back up Komisi III," ujar politisi PPP ini.

Sebelumnya masyarakat banyak yang mengeluhkan hasil kerja Komnas HAM hanya jadi rekomendasi tanpa tindak nyata. Hal ini juga disampaikan warga Bima saat bertemu Komisi III belum lama ini.

Menurut mereka, Komnas HAM sudah memperingatkan polisi agar mengintensifkan dialog. Tapi yang terjadi, polisi malah melakukan penembakan di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA