Komisi Hukum DPR Minta Aparat Ditarik dari Pelabuhan Sape

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 05 Januari 2012, 22:40 WIB
Komisi Hukum DPR Minta Aparat Ditarik dari Pelabuhan Sape
nasir djamil/ist
RMOL. Komisi Hukum DPR mengimbau agar kepolisian segera menarik diri dari Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat.

"Keberadaan aparat di pelabuhan terkesan seolah-olah kondisi belum bisa dikendalikan. Buat apa ada penumpukan aparat di sana," kata Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, M Nasir Djamil di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 5/1).

Nasir yang merupakan politisi PKS juga meminta Kapolda NTB dan Kapolres Bima dicopot. Keduanya, kata dia, sudah gagal dalam mengendalikan aksi massa  warga Bima yang menolak eksplorasi tambang emas di wilayah mereka di Pelabuhan Sape beberapa pekan lalu.

"Kenapa tidak ada antisipasi dari sebelumnya?" keluh Nasir.

Terakhir, Nasir meminta agar bentrok aparat dan warga Sape yang menyebabkan dua warga meninggal itu segera diselesaikan dan jangan diputar-putar masalahnya.[dem]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA