Tidak ketinggalan, 28 orang yang melakukan aksi jahit mulut kemarin juga ikut. Mereka sudah melepasakan jahitan mulutnya tepat pergantian malam tahun baru kemarin karena alasan kesehatan.
"Siang ini, kita melakukan rekreasi ke Kota Tua dan Monas guna mengatasi kejenuhan" kata Koordinator Serikat Tani Nasional Bin Bim Firman Tresnadi kepada
Rakyat Merdeka Online di depan gedung DPR, Jakarta (Senin, 2/01).
Besok (Selasa, 3/12), lanjut Bin Bim, mereka akan melanjutkan kembali aksi ke kantor Menteri Kehutanan untuk menagih janji pihak Kemenhut terkait pemberhentian operasional PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) yang berada di Pulau Padang.
Rencananya, Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir dengan tokoh masyarakat Pulau Padang juga akan mendatangi Kemenhut.
[ysa]
BERITA TERKAIT: