Pengamat LIPI: Abraham Samad Mudah Dijinakkan!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 09 Desember 2011, 14:55 WIB
Pengamat LIPI: Abraham Samad Mudah Dijinakkan<i>!</i>
abraham samad/ist
RMOL. Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, menilai Pimpinan KPK yang baru merupakan produk kompromi politik DPR. Menurutnya, Ketua KPK terpilih Abraham Samad, dipilih karena dianggap mudah dijinakkan.
 
"Kita lihat tahun depan bagaimana kinerja KPK Tak perlu banyak berharap," katanya di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 9/12).

Haris tak yakin KPK yang baru bisa mengungkap kasus-kasus besar seperti Century, Hambalang, dan Nazaruddin seperti yang dijanjikan Abraham Samad. Sebab, kasus-kasus tersebut menjadi sandera antar partai politik.

"Kasus Century jadi alat negosiasi partai lain terhadap Demokrat. Termasuk dalam Sekretariat Gabungan,"  tandasnya. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA